Lampung Selatan,Harianduta.com-Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus melaksanakan pembangunan secara merata yang dibuktikan dengan terbentuknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini merupakan implementasi langsung dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai pilar swasembada pangan dan kesehatan. Kehadiran layanan kesehatan di tingkat desa diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus menjadi langkah strategis menuju desa yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.



Guna mendukung Inpres tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr.Edwin Rusli, MKM, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Diah Anjarini beserta Tim dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Yulianto dan Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Lampung Busyairi Afton, S.E., M.M juga ikut hadir di Kabupaten Way Kanan melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga terkait dalam melakukan pendampingan dan fasilitasi peluncuran klinik dan apotek desa/kelurahan pada Senin (21/07/2025) yang tersebar di tiga Kabupaten yaitu Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Way Kanan.
Di Provinsi Lampung Sendiri terdapat 3 Kabupaten yang terpilih menjadi lokasi peluncuran perdana 5 unit klinik/apotek desa. Kelima kinik/apotek desa percontohan tersebut tersebar di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Waykanan. Dari 5 unit tersebut, Tiga di antaranya berada di Kabupaten Lampung Selatan, yakni di Kelurahan Way Urang, Desa Sidomulyo, dan Desa Bumisari. Dua lainnya berlokasi di Desa Raman Endra, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur dan satu unit berada di Desa Muara Maju Kabupaten Waykanan.


Pembentukan klinik dan apotek desa/kelurahan merah putih ini sebagai bagian dari unit bisnis koperasi desa/kelurahan merah putih, yang merupakan salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan masyarakat.
Upaya kesehatan yang dilakukan tidak terbatas pada layanan yang bersifat kuratif, namun juga promotif dan preventif. Melalui klinik desa ini, akan dilakukan juga kegiatan pemberdayaan di bidang kesehatan serta pelayanan pengembangan.
Klinik dan apotek desa/kelurahan ini diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, termasuk obat-obatan, konsultasi kesehatan, dan edukasi kesehatan khususnya di daerah yang sulit terjangkau. Sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup, mengurangi beban biaya kesehatan, dan mendorong perekonomian lokal dengan membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Sementara itu Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengikuti Peluncuran Kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun 2025 secara virtual, berlokasi di Kopdes Merah Puth Way Urang-Kalianda, Lampung Selatan,(20/7/2025).
Kegiatan ini dilakukan serentak di 38 Provinsi yang dipusatkan di desa Bentangan Klaten Jawa Tengah dan diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dalam arahannya Presiden Prabowo Subianto menganalogikan konsep koperasi seperti lidi yang jika jumlahnya banyak dan disatukan akan memiliki kekuatan dan manfaat yang besar.
“Konsep koperasi adalah konsep gotong royong, gotong royong adalah milik bangsa Indonesia,” ucap presiden.

Menurut Presiden Prabowo koperasi sebagai alatnya pihak yang lemah yang akan merubah kelemahan menjadi kekuatan dan dapat menjadi sarana untuk berdaulat, sarana untuk mencapai kemerdekaan yang sejati.
“Negara yang merdeka adalah negara yang bisa memberi makan rakyatnya, bangsa yang merdeka adalah yang bisa menjamin memberi kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden mengajak semua pihak untuk bersama-sama menegakkan kebenaran, keadilan dan meletakkan kepentingan bangsa, negara dan kepentingan rakyat diatas kepentingan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan melaporkan bahwa sampai saat ini sudah terbentuk 80.081 Koperasi di desa dan kelurahan seluruh Indonesia dan telah mendapatkan legalitas hukum sebagai badan usaha Koperasi dari Kementerian Hukum.
Zulkifli Hasan mengatakan bahwa seluruh koperasi yang dibentuk ini merupakan hasil kolaborasi dan sinergi dari beberapa Kementerian, lembaga, BUMN dan HIMBARA.
Diakhir, Gubernur Mirza berpesan kepada sekuruh Bupati/walikota agar para bupati dan walikota untuk terus memantau agar koperasi yang telah dibangun jangan sampai gagal dan mendorong agar Koperasi di setiap desa menjadi daya ungkit bagi kemajuan desanya.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto berkesempatan untuk menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Lampung atas terbentuknya Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Lampung.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Mirza menyerahkan sertifikat penghargaan kepada BUMN yang telah mendukung terbentuknya koperasi desa Merah Putih dan memberikan bantuan Mobil Pick Up kepada Koperasi Desa Way Urang sebagai alat bantu distribusi. (Advetorial)






