Inspektorat Masih Irit Bicara Soal DD Indraloka II

154 views

Tulang Bawang Barat, Harianduta.com- Pihak Inspektorat nampaknya masih irit bicara terkait pekerjaan menggunakan Dana Desa (DD) Tiyuh Indraloka II Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang diduga bermasalah. Alih-alih saat ini berdalih Inspektorat masih melakukan proses audit.

Dihubungi melalui WhatsApp, Inspektur Inspektorat Tubaba, Perana Putra mengatakan bahwa terkait persoalan tersebut, untuk mencoba koordinasi langsung dengan Inspektur Pembantu Pembantu Khusus (Irbansus).

“Coba tanya langsung ke Irbansus (Muslim) saja, karena dia yang proses kalau ada Dumas,” kata Perana, Rabu, (20/3/2024).

Disisi lain, Muslim selaku Irbansus menjelaskan bahwa Tiyuh Indraloka II masih dalam proses audit.

“Indraloka II, lagi proses audit, kalau tidak salah seminggu sebelum puasa, kita sudah turun tingkat 1 menyelesaikan laporan,”jelas Muslim.

Pada saat berita ini dipublikasikan, Camat Way Kenangan belum bisa memberikan tanggapan terkait masalah kegiatan pekerjaan Tiyuh Indraloka II.

Diberitakan sebelumnya, Pkerjaan pembangunan jalan usaha tani (Ounderlagh) Tiyuh Indraloka II Kecamatan Way Kenangan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) diduga bermasalah.

Dalam penelusuran tim Organisasi Masyarakat (ORMAS) Jeritan Rakyat Tertindas (JERAT) di lapangan terlihat pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan pekerjaan belum selesai.

Diketahui, Pembangunan Jalan Usaha Tani (Ounderlagh) pada tahun anggaran 2023 mengerjakan sepanjang 1200 Meter sampai tahun 2024 belum diselesaikan.

Ditemui dikantornya, Nengah selaku Kepala Tiyuh Indraloka II mengatakan bahwa pekerjaan pembangunan usaha tani tersebut dikerjakan oleh Carik (Sekretaris Tiyuh) dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

“Kegiatan itu sudah selesai semua dan dikerjakan sepanjang 1200 meter waktu Monev dan dikerjakan oleh Carik dan TPK,” kata Nengah. Selasa, (19/3/2024).

Ia menambahkan bahwa pekerjaan itu sudah di Monev oleh Kecamatan dan Inspektorat Tubaba. “Sudah di Monev, pak Carik sudah dipanggil,”ungkap Nengah.

“Jangan salahkan saya, coba temui dulu pak Carik nya, biar dia menjelaskan dan bukan saya yang mengelola,” cetusnya.

Lanjut, Masih  Kata Nengah Mengungkapkan “Saya tidak tau keluarnya (anggaran) dan dia (Carik) harus tanggung jawab,”tegas Nengah.

“Kalau sudah lancang melakukannya, kenapa saya mau tanggungjawab dan mau panggil Polisi, Inspektorat dan Camat ia silahkan,” gagahnya.

Saat dikunjungi Tim JERAT dikediamannya, Carik Tiyuh Indraloka II, “Pak Samuel tidak ada ditempat,”pungkasnya pada awak Media.(Tim )