Wujud Nyata Kepedulian, Bupati Radityo Egi Siapkan Ruang Pemberdayaan Ekonomi untuk Mbah Mujiran

Lampung Selatan, Harianduta.com-Suara lirih Mbah Mujiran terdengar bergetar dari balik layar telepon genggam. Di ujung sana, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyimak dengan saksama.

Senin (25/5/2026) menjadi hari yang penuh haru sekaligus melegakan bagi Mujiran, seorang kakek yang sebelumnya harus berhadapan dengan hukum atas kasus dugaan penggelapan getah karet milik PTPN I.

Senyum Mujiran kembali terkembang setelah Pengadilan Negeri Kalianda mengabulkan permohonan penangguhan penahanannya.

Langkah hukum ini akhirnya membawa Mujiran keluar dari Lapas Kelas IIA Kalianda, memungkinkannya untuk pulang dan kembali memeluk cucu serta keluarganya tercinta.

Namun, kebahagiaan Mujiran tidak berhenti di situ. Di tengah proses kepulangannya, sebuah kejutan hangat datang dari orang nomor satu di Lampung Selatan.

Melalui sambungan video call yang diinisiasi bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar di lokasi, Bupati Radityo Egi Pratama menyapa langsung Mujiran untuk memberikan dukungan moral.

Dalam percakapan yang berlangsung menyentuh tersebut, Mujiran tidak dapat menyembunyikan rasa penyesalan sekaligus rasa bersyukurnya.

Dengan tulus, ia berjanji di hadapan para pemimpin daerah tersebut untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama di masa depan.

“Terima kasih kepada seluruh pejabat-pejabat yang turut membantu kami. Saya tidak bisa membalas perbuatan baik ini, namun saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi,” tutur Mujiran dengan mata berkaca-kaca, dalam guratan logat Jawa yang kental.

Tak lupa, Mujiran juga memanjatkan doa tulus untuk keselamatan dan kelancaran tugas sang Bupati dalam memimpin daerah.

“Saya berterima kasih kepada Pak Bupati, semoga Pak Bupati diberkahi panjang umur dan semoga apa yang Pak Bupati cita-citakan untuk kabupaten ini tercapai,” tambahnya.

Mendengar penyesalan dan doa tulus dari warganya, Bupati Radityo Egi Pratama menyambutnya dengan hangat. Jauh dari kesan formal birokrasi, Bupati Egi justru langsung menawarkan solusi jangka panjang agar Mbah Mujiran tidak lagi terhimpit kesulitan ekonomi yang bisa memicu masalah hukum.

Bupati Egi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tidak akan lepas tangan. Bersama jajaran perangkat daerah hingga tingkat kecamatan, ia berkomitmen untuk memfasilitasi Mujiran agar memiliki mata pencaharian yang layak dan legal.

“Aamiin, semoga Mbah Mujiran diberikan kesehatan. Saya akan membantu bersama Pak Wabup dan juga Pak Camat untuk Mbah Mujiran sesuai dengan keahlian, apakah bertani atau yang lainnya,” ucap Bupati Egi menenangkan.

Langkah ini menjadi bukti nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Bukan sekadar menegakkan aturan, tetapi juga menggunakan pendekatan kemanusiaan, sosial, dan pembinaan.

Tujuannya jelas, memastikan setiap warga yang sempat tersandung persoalan sosial dapat kembali berdiri tegak, menjalani kehidupan yang layak, dan menjadi masyarakat yang produktif.