TP Sriwijaya Satukan Elemen Bangsa, Dorong Lampung Maju

Bandarlampung – Pengurus Daerah Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Lampung menggelar seminar kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026, Selasa (27/10/2026), di Hotel Akar, Bandar Lampung.

Mengusung tema “Merawat Persatuan, Menguatkan Kolaborasi, Menggerakkan Pemuda untuk Lampung dan Indonesia Maju”, kegiatan berlangsung khidmat dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, legislatif, akademisi, dunia usaha, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, hingga insan pers.

Ketua Pengda TP Sriwijaya Lampung, Nurhasanah, mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai penggerak semangat persatuan dan pengabdian untuk membangun daerah serta Indonesia.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang sebagai catatan sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, kolaborasi lintas sektor, dan kontribusi generasi muda dalam menjawab tantangan pembangunan.

“Semangat Sumpah Pemuda bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk dijalankan. Mari kita terus bergerak bersama, bergandengan tangan tanpa memandang perbedaan demi membangun Indonesia yang lebih kuat, adil, maju, dan sejahtera,” pesan Nurhasanah dalam sambutannya.

Nurhasanah menegaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, sekaligus meningkatkan peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi antarelemen bangsa untuk mewujudkan pembangunan kepemudaan yang inklusif, berkarakter, berkapasitas, dan berdaya saing.

Menurutnya, pemuda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebinekaan, memperkuat semangat kebangsaan, serta menghadirkan karya dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Mari kita bangun Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita, dari lingkungan tempat tinggal, bidang keahlian yang kita kuasai, hingga karya-karya besar yang membanggakan negeri. Jangan pernah berhenti mencintai Indonesia, karena dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Nurhasanah mengajak generasi muda menjadi penerus bangsa yang mampu menjaga persatuan, memperjuangkan kemajuan, dan menyalakan harapan bagi masa depan Indonesia.

Ia pun menyampaikan pesan khas yang menjadi penegasan semangat kebersamaan TP Sriwijaya Lampung, “TP Sriwijaya, pacak Galo Iyo Niyan.”

Seminar kebangsaan tersebut dibuka oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ir. Yanyan Ruchyansyah, M.Si.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur legislatif, dunia usaha, akademisi, dan organisasi. Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., diwakili anggota DPRD Lampung Wahrul Fauzi Silalahi.

Sementara itu, Ketua DPP APINDO Lampung, Ary Meizari Alpian, M.B.A., diwakili Bernard H. Simanjuntak, Assistant Vice President Head of Human Resources PT Nestlé Indonesia sekaligus pengurus APINDO Lampung.

Narasumber lainnya adalah Prof. Dr. Hj. Nirva Diana, M.Pd., Dewan Pakar TP Sriwijaya, serta Mashuril Anwar, S.H., M.H., akademisi IIB Darmajaya.

Kehadiran para narasumber dari berbagai latar belakang diharapkan memperkaya perspektif mengenai tantangan kepemudaan, penguatan karakter kebangsaan, peluang ekonomi, serta kontribusi generasi muda dalam mendorong kemajuan daerah.

Ketua panitia, Apt. Nopiyansyah, S.Si., S.H., M.Farm., mengatakan seminar tersebut dirancang sebagai ruang dialog kebangsaan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat untuk memperkuat kolaborasi pembangunan.

Sejumlah perguruan tinggi turut diundang, di antaranya Universitas Darmajaya, Universitas Mitra Indonesia, Universitas Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, dan Universitas Bandar Lampung.

Panitia juga mengundang berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, seperti FKPPI, Pemuda Panca Marga, KNPI, Karang Taruna, HIPMI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, organisasi perempuan, serta organisasi pers.

Menurut Nopiyansyah, keterlibatan beragam elemen tersebut menjadi bagian penting untuk memperkaya pembahasan dan menghadirkan perspektif yang beragam mengenai tantangan serta peluang generasi muda di tengah dinamika pembangunan.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Winarti serta perwakilan Partai Golkar, PKS, dan sejumlah unsur lainnya.

Melalui seminar kebangsaan ini, TP Sriwijaya Lampung berharap semangat Sumpah Pemuda dapat terus hidup dalam tindakan nyata, memperkuat persatuan di tengah perbedaan, serta mendorong kolaborasi antargenerasi demi terwujudnya Lampung dan Indonesia yang lebih maju.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pun diharapkan menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh kesungguhan seluruh elemen masyarakat dalam mengambil bagian membangun negeri. (*).