Sufmi Dasco Bangga Dengan Keberanian Raihan Anak SD Panjat Tiang Bendera Usai Tali Bendera Putus di Momentum HUT RI 80

Jakarta, Harianduta.com- Putra Lampung Selatan, Raihan, siswa Sekolah Dasar (SD) asal Lampung yang viral dengan keberaniannya memanjat tiang bendera disebabkan tali pengait sang saka merah putih tiba-tiba putus tepat saat pasukan pengibar bendera hendak melaksanakan tugas dan agu Indonesia Raya terus berkumandang, namun bendera kebanggaan itu tertahan di dasar tiang, tak mampu berkibar pada HUT RI ke 80.

Atas kebenarian Raihan, membuat Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco mengapresiasi keberanian Raihan untuk memanjat tiang bendera agar sang merah putih dapat berkibar.

“Tentunya, saya sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas keberanian Raihan untuk memanjat tiang bendera agar sang merah putih dapat berkibar,” ujarnya, Rabu (20/8).

Dasco menyebut, keberanian Raihan merupakan implementasi rasa patriot yang terlu dimiliki setiap warga untuk menjaga keutuhan NKRI.

“Ini merupakan contoh untuk kita semua, setiap masyarakat harus memiliki jiwa patriot untuk menjaga keutuhan NKRI,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi, politisi partai besutan Presiden ke 8 ini memberikan Raihan bantuan untuk sekolah Raihan dan Handphone guna mempermudah proses pembelajaran Raihan.

Sementara ayah Raihan, Angga, menyampaikan rasa syukur karena putranya mendapat apresiasi dari para pimpinan dewan. Kehadiran Raihan juga didampingi oleh dr Imam Ghozali Direktur RSUDAM.

“Dikasih apresiasi juga, dapat hadiah juga. Alhamdulillah, rezekinya anak. Dikasih biaya sekolah, biaya pendidikan, sama yang berhubungan dengan sekolah,” kata Angga kepada awak media.

Suasana hening bercampur panik sempat menyelimuti upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Lapangan Merpati, Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Minggu (17/8/2025).

Tali pengait Sang Saka Merah Putih tiba-tiba putus tepat saat pasukan pengibar bendera hendak melaksanakan tugas. Lagu Indonesia Raya terus berkumandang, namun bendera kebanggaan itu tertahan di dasar tiang, tak mampu berkibar.

Di tengah detik-detik genting itu, seorang bocah dengan seragam sekolah dasar berlari maju. Tanpa ragu, ia memanjat tiang bendera setinggi 12 meter demi memperbaiki tali yang terputus. Aksi heroik itu dilakukan Raihan Diaz Rinawai, siswa SDN 1 Way Muli, yang sontak membuat ratusan pasang mata tertegun lalu memberi tepuk tangan meriah.

Berkat keberanian Raihan, prosesi pengibaran kembali dilanjutkan. Sang Merah Putih pun akhirnya berkibar gagah di langit Way Muli, diiringi suasana penuh bangga dan haru(*).