Masyarakat Empat Pekon Kecamatan Kobar Ucapkan Terimakasih Ke BPBD 

Tanggamus, Harianduta.com- Kini masyarakat keempat pekon yang bermukim di bantaran sungai way belu ucapkan terimakasih kepada pihak pemeritah daerah Kabupaten tanggamus serta mengapresiasi pembangunan penanggulangan banjir yang dilakukan Dinas penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus melalui program pengendalian banjir dan penguatan tebing dengan cara memasang beronjong di bantaran sungai waybelu.

Pasalnya, dengan adanya kegiatan penanggulangan bencana dengan pemasangan bronjong di bantaran sungai way belu,kecamatan kotaagung barat kabupaten tanggamus Lampung tersebut,mendapat apresiasi dari warga setempat, pasalnya masyarakat tidak lagi khawatir pada saat musim hujan sering terjadi banjir bandang tiba.

Karena akibat banjir bandang yang sering tetjadi, tidak sedikit rumah warga yang terendam banjir bahkan hanyut  akibat tergerus derasnya sungai waybelu saat banjir bandang tiba.

Salah satu warga pekon banjarmasin, Juanda,mengatakan, penanggulangan banjir serta pemasangan bronjong dan penguatan tebing dilakukan tepat dimana titik yang menjadi sasaran gerusan setiap kali banjir terjadi.

Itu yang selalu kami khawatirkan selama ini,karena bukan hanya mengancam keselamatan warga serta rumah warga yang berada di dekat aliran sungai tersebut yang menjadi sasaran jika terjadi banjir, bahkan pesawahan warga juga menjadi sasaran jika tidak cepat di atasi,ujar setiawan kepada awak media, Jumat 11 Juli 2025

Untuk itu kami selaku masyarakat yang tinggal di bantaran sungai waybelu ini,sangat berterimakasih atas perhatian pemeritah menormalisasi sekaligus pemasangan bronjong ini ungkap setiawan

Sementara titik lokasi yang menjadi sasaran gerusan jika tetjadi banjir dibangun dengan menggunakan bronjong setinggi lima krib.

dilain pihak “sunardi,menjelaskan, pembangunan penanganan banjir dan penguatan tebing dengan pemasangan beronjong, ini merupakan jawaban dari apa yang kami harapkan selama ini, untuk bisa segera mengatasi banjir bandang yang sewaktu-waktu datang kapan saja.

Menurutnya, hal ini sesuai keluhan masyarakat supaya bisa secepat nya diatasi oleh pemerintah karna kami disaat banjir bandang merasa khawatir dan resah akibat longsor atau abrasi yang bukan hanya mengancam pemukiman warga, namun termasuk sarana infrastuktur jalan bahkan nyawa kami menjadi korban jika tidak cepat di bangun

Sehingga dengan telah dibangunnya bronjong dibantaran sungai ini, kami tidak lagi hawatir sudah merasa nyaman pada saat musim hujan tiba

Ditempat terpisah kabid pencegahan Hendarwan Skom. Saat Dikonfirmasi menjelaskan, penanganan penangulangan bencana banjir dan penguatan tebing serta pemasangan beronjong sudah mencapai lebih kurang 50% persen dan alhamdulillah tidak ada kendala dalam pengerjaan nya.

“Ya, Alhamdulilah pengerjaanya berjalan lancar dan sudah mencapai 50% persen dikerjakan,Kami dari dinas BPBD juga mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat berkat dukungan dan partisipasi mereka program ini dapat dikerjakan dengan lancar,” ungkapnya.

Program penguatan tebing yang sudah dikerjakan BPBD dengan cara memasang bronjong di bantaran sungai waybelu, yang notabenya rawan banjir bandang dan katanya ada rumah warga rusak dan hanyut akibat terseret banjir. Sehingga dengan telah dibangunnya bronjong warga merasa nyaman saat musim hujan tiba.( Arman )