Harianduta.com,Tubaba— Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, memastikan layanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Tubaba siap beroperasi dalam waktu dekat. Kepastian itu disampaikan saat ia meninjau langsung kesiapan sarana, prasarana, serta tenaga medis, Rabu (18/02/2026).
Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas bagi masyarakat kembali ditegaskan Bupati Novriwan Jaya, orang nomor satu di Kabupaten Tulang Bawang Barat itu meninjau langsung kesiapan pelayanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Tubaba.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana telah siap digunakan, sehingga masyarakat Tubaba tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk menjalani terapi cuci darah.
“Insya Allah, Maret ini kita sudah siap melayani pasien cuci darah di RSUD Tubaba. Ada 10 unit alat yang telah kita siapkan,” ujar Bupati optimistis.
Kehadiran layanan hemodialisis ini menjadi angin segar bagi pasien gagal ginjal di Tubaba. Selama ini, mereka harus menempuh perjalanan cukup jauh ke kabupaten atau kota lain untuk mendapatkan perawatan rutin yang harus dijalani dua hingga tiga kali dalam sepekan.
Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Majril, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menunggu proses visitasi dari Kementerian Kesehatan sebagai salah satu tahapan sebelum layanan resmi beroperasi.
“Setelah visitasi, akan dilanjutkan dengan proses kredensialing dari BPJS Kesehatan. Nantinya pelayanan hemodialisis ini dapat di-cover oleh BPJS,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Tubaba, Pramono Satrio Wibowo, menyampaikan bahwa berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan secara matang. Di antaranya ruang Reverse Osmosis (RO) untuk pemurnian air serta ruang CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) sebagai alternatif layanan bagi pasien gagal ginjal yang menjalani metode cuci darah mandiri melalui rongga perut tanpa menggunakan mesin.
Pelayanan ini juga diperkuat oleh tujuh perawat terlatih dan dua dokter spesialis. “Pelayanan hemodialisis ini direncanakan buka setiap hari,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengungkapkan rencana pembangunan gedung baru RSUD Tubaba pada tahun ini sebagai langkah strategis meningkatkan status rumah sakit menjadi tipe C.
“Dengan pembangunan gedung baru, fasilitas dan layanan akan semakin lengkap, termasuk terapi untuk pasien stroke,” tambahnya.
Ia pun berpesan kepada jajaran manajemen dan seluruh pegawai RSUD Tubaba agar senantiasa menjaga kebersihan, meningkatkan kedisiplinan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Untung Budiono serta Kepala Dinas Kominfo Tubaba Aidil A. Pattkraton.






