Bandar Lampung, Harianduta.com-Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Lampung mendorong keterlibatan lebih besar para ayah dalam pengasuhan anak melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Salah satu bentuknya, ayah mengantar anak ke sekolah saat hari pertama masuk.
Kepala Perwakilan BKKBN Lampung, Soetriningsih, menegaskan fenomena fatherless atau minimnya kehadiran ayah dalam keluarga menjadi perhatian serius. Karena itu, GATI masuk dalam lima program prioritas BKKBN.
“Gerakan ini hadir agar ayah bisa terlibat aktif dalam pengasuhan. Tidak hanya mengantar anak sekolah, nanti juga ada gerakan ayah mengambil rapor,” ujar Soetriningsih saat berdiskusi bersama awak media di Bandar Lampung, Kamis (28/8/2025).
Menurutnya, langkah sederhana tersebut bertujuan memperkuat ikatan emosional antara ayah dan anak sekaligus mendorong peran ayah lebih besar dalam tumbuh kembang keluarga.
GATI menyasar remaja laki-laki sebagai calon ayah, ayah dengan anak usia dini, hingga ayah yang memiliki remaja berusia 10–24 tahun. Program ini dilaksanakan melalui konseling pranikah, pusat layanan keluarga sejahtera, komunitas ayah teladan, serta sekolah dan desa ramah ayah.
“Tim Pendamping Keluarga di desa dan kelurahan juga ikut bergerak, sekaligus untuk mencegah stunting,” kata Soetriningsih menambahkan.
Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN, Prof. Budi Setiyono, menambahkan pentingnya peran keluarga dalam memanfaatkan momentum bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
“Bonus demografi adalah peluang yang tidak datang dua kali. Semua pihak harus ikut menyiapkan, termasuk lewat peran ayah yang aktif di rumah,” ujarnya






