BANDARLAMPUNG — Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Al Yaqin Tanjungraya menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Sabtu malam (18/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi diawali dengan pawai kembang telor yang diikuti jamaah masjid, anak-anak TPA, remaja masjid, dan ibu-ibu majelis taklim. Pawai mengelilingi lingkungan sekitar masjid diiringi musik dan lantunan lagu-lagu Islami.
Ketua PHBI Masjid Al Yaqin M. Jihad dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Alhamdulillah, malam ini kita bisa bersama-sama memperingati kelahiran junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Terima kasih kepada seluruh jamaah masjid, anak-anak TPA, remaja masjid, dan ibu-ibu yang sudah berpartisipasi,” ujar Jihad.
Ia mengatakan, tradisi pawai kembang telor sengaja dipertahankan sebagai simbol rasa syukur dan kegembiraan atas kelahiran Rasulullah.
“Kembang telor ini bukan sekadar hiasan. Ini lambang kebahagiaan kita menyambut Maulid, sekaligus mengajarkan anak-anak untuk mencintai Rasulullah sejak dini. Semoga kegiatan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi dan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Jihad berharap, melalui momentum Maulid, warga semakin kompak memakmurkan masjid.
Usai pawai, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, shalawat bersama, dan sambutan panitia.
Puncak acara diisi dengan tausiyah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Ust. Saffani
Dalam tausiyahnya, Ustad yang akrab disapa KI Achil ini menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.
“Maulid Nabi ini bukan sekadar perayaan, tapi pengingat bagi kita semua. Bagaimana akhlak Rasulullah yang jujur, amanah, sabar, dan penuh kasih sayang harus kita contoh dalam keluarga, bertetangga, dan bermasyarakat,” ujar Ustaz dalam tausiyahnya.
Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan umat dan pendidikan akhlak bagi generasi muda.
“Kalau kita mengaku cinta Rasul, buktikan dengan menjaga shalat, memperbanyak shalawat, dan memakmurkan masjid. Anak-anak kita ajak ke masjid, jangan sampai jauh dari masjid,” pesannya.
Acara yang berlangsung di Masjid Al Yaqin Tanjungraya tersebut berlangsung khidmat dan meriah. Ratusan jamaah warga sekitar tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai dengan ditutup doa bersama. (**)






