Safari Ramadan PTPN I Reg.7 Padang Pelawi: “Jadilah Perantara Kebaikan”

BENGKULU – Rangkaian agenda Safari Ramadan PTPN I Regional 7 seri ke lima berlangsung di Kebun Padang Pelawi, Kabupaten Seluma, Bengkulu, Selasa (3/3/36). Pesan utama pada even syiar Islam kali disampaikan Region Head Tuhu Bangun dalam sambutan dan pengarahannya. Ia mendorong setiap unit kerja PTPN I Regional 7 dimanapun untuk menjadi perantara kebaikan dan perantara kemanfaatan bagi lingkungan dan warga sekitar.

Dilaksanakan di GSG Komplek Kantor Sentral, acara berlangsung meriah karena dihadiri 160 anak yatim piatu yang kemudian diberi santunan. Selain itu, sembilan fasilitas ibadah (masjid) dari sembilan desa penyangga juga mendapat bantuan dana dari perusahaan. Bantuan untuk masjid masing-masing diterima oleh kepala desa yang hadir pada acara tersebut.

Regional Management PTPN I Regional 7 bersama Tim Safari Ramadan hadir lengkap di momen ini. Yakni, Region Head Tuhu Bangun, Operation Head Iyan Haryanto, dan Business Support Head Iskandar Dewantara. Mereka didampingi beberapa Kepala Bagian dan beberapa pejabat utama perusahaan. Manajer PTPN I Regional 7 Kebun Padang Pelawi Tulus Catur Pambudi dan seluruh staf menjadi tuan rumah.

Selain meriah, acara juga terasa hikmat karena dihadiri para pejabat setempat. Antara lain Camat Sukaraja, Danramil, Kapolsek, dan seluruh kepala desa dari sembilan desa penyangga. Selain itu, kehadiran KH. Ali Sodik Ahmed, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Qomariah yang memberikan siraman rohani dan memimpin doa menambah aura spiritual yang kental.

Tentang “perantara kebaikan”, Tuhu Bangun menyatakan syukur atas pencapaian PTPN I Regional 7 yang masih cukup kuat untuk menjalankan operasional sehingga bisa berbagi. Momen Bulan Ramadan, kata dia, adalah saat yang tepat untuk berbagi kepada saudara-saudara yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim.

“Kami bersyukur kepada Allah SWT., Tuhan Yang Maha Esa atas kepercayaan yang diberikan kepada kami sehingga bisa menjadi perantara untuk menolong sesama. Kepada anak-anakku yang menerima santunan, sedikit rezeki yang kami bagikan adalah amanah dari Allah. Untuk itu, syukuri saja meskipun tidak seberapa. Doakan kami tumbuh lebih besar dan maju sehingga bisa berbagi lagi di momen lain dengan nilai yang lebih besar,” kata dia.

Kepada para stakeholder yang hadir pada acara itu, Tuhu Bangun menyampaikan penghargaan yang tinggi. Sebab, dukungan dan relasi harmonis yang terbangun menunjukkan komitmen seluruh elemen birokrasi dan masyarakat yang baik. Ia meyakini, dengan dukungan dan rasa tanggung jawab moral terhadap PTPN I Regional 7 yang nota bene adalah aset negara, maka kesejahteraan masyarakat sekitar akan ikut terdongkrak.

“Terima kasih kepada stakeholder, Bapak Camat, Pak Danramil, Pak Kapolsek, dan para Kades desa sekitar yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Kehadiran Bapak Ibu pada momen ini sangat membesarkan hati kami untuk berjuang lebih keras memberi manfaat kepada masyarakat. Setidaknya, ada ratusan bahkan ribuan tenaga kerja terserap dari aktivitas kami di sini. Itu artinya, kami punya cukup andil untuk menjaga situasi kondusif di wilayah ini,” kata Tuhu Bangun.

Sebelum sambutan Region Head, Manajer PTPN I Regional 7 Kebun Padang Pelawi Tulus Catur Pambudi menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Regional Management yang menyempatkan hadir pada cara ini. Menurut Catur, sapaan akrabnya, kehadiran seorang pemimpin di tengah rutinitas kerja di lini lapangan sangat penting untuk mengevaluasi dan memotivasi.

“Atas nama teman-teman di Kebun Padang Pelawi, saya menyampaikan terima kasih kepada Pak Region Head dan seluruh tim manajemen hadir di sini. Tadi Bapak juga sudah turun langsung ke kebun di beberapa lokasi untuk mengkonfirmasi keadaan dan situasi di lapangan. Terima kasih telah memberi arahan yang konkret sehingga kami bisa mengambil keputusan-keputusan cukup mendasar dalam memperbaiki kinerja,” kata Catur.

Sementara itu, dalam tausiahnya, KH. Ali Sodik Ahmed dengan ringkas dan padat menyampaikan pesan-pesan spiritual keagamaan. Bahkan, ia mengawali ceramahnya dengan mengutip beberapa statemen yang disampaikan Tuhu Bangun pada sambutannya. Antara lain, tentang perantara kebaikan dan perantara manfaat.

Pengasuh pondok pesantren Hidayatul Qomariah Bengkulu itu mengingatkan, sebagai perantara, seseorang maupun lembaga tidak boleh membanggakan diri sampai dalam kategori sombong. Seperti pada momen pemberian santunan kepada anak yatim oleh PTPN I Regional 7 Kebun Padang Pelawi, kata dia, sesungguhnya perusahaan hanya sebagai perantara. Sebab, pemilik harta yang diberikan kepada anak-anak tersebut, kata dia, sejatinya adalah milik Allah SWT.

“Maha suci Allah dengan sifat Arrozak dan arrohiim. Hari ini kami menyaksikan PTPN I Regional 7 Kebun Padang Pelawi menunjukkan sifat-Mu itu dengan memberi santunan dari sebagia rezekinya. Itu adalah wujud rasa sayangnya kepada anak-anak yatim. Jadikanlah perusahaan ini menjadi washilah (perantara) bagi kehidupan dan rezeki mereka agar tertolong dari kemungkaran,” kata KH. Ali Sodik dalam sekelumit doanya.

Ia juga meyakinkan kepada seluruh insan PTPN I Regional 7, terutama Kebun Padang Pelawi, bahwa setiap kebaikan yang disalurkan kepada jalan yang Allah ridhoi akan menjadi washilah kebaikan di masa mendatang. Kepedulian kepada kaum yang memang sangat membutuhkan adalah jalur langit yang akan memperbaiki keadaan seseorang maupun entitas perusahaan. Lebih dari itu, rezeki yang dikeluarkan zakat dan sedekahnya akan menjadi berkah, adem, dan menenteramkan jiwa raga.

Acara safari Ramadan di Kebun Padang Pelawi diakhiri dengan buka puasa bersama dan ramah tamah. (*)